Apa itu AMP HTML? Apa Kelebihan dan Kekurangannya?


Apa itu AMP HTML?

Google AMP (Accelerated Mobile Pages) merupakan proyek open source dari Google yang didesain khusus untuk halaman situs mobile friendly. AMP HTML merupakan salah satu proyek dari Google yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman bagi pengguna internet dengan meningkatkan kecepatan ketika mengakses sebuah halaman situs sehingga pengguna bisa merasa lebih nyaman.

Proyek ini pada dasarnya untuk mengatasi permasalahan kecepatan memuat sebuah halaman situs. Pasalnya permasalahan loading seringkali dikeluhkan kebanyakan pengguna internet. Selain dari faktor kekuatan jaringan, komposisi dan ukuran pemuatan sebuah halaman adalah faktor paling utama.

Oleh karena itu dibuatlah inovasi untuk mempersingkat waktu memuat (loading) sebuah halaman web dengan beberapa modifikasi pada sistem susunan HTML halaman web tersebut. AMP HTML pada dasarnya terdiri dari 3 komponen berikut:

  1. AMP HTML
  2. AMP HTML merupakan HTML biasa dengan beberapa batasan penggunaan tag dan juga terdapat beberapa custom tag khusus untuk halaman AMP
  3. AMP JS
  4. AMP JS merupakan JavaScript library untuk memastikan halaman AMP bisa berfungsi dengan baik dan selalu cepat ketika diakses
  5. AMP Cache
  6. Google AMP Cache adalah cache yang disediakan untuk menyimpan halaman-halaman AMP agar dapat diakses secepat kilat

Sebuah situs yang AMP saat terindeks di Google akan ditandai dengan simbol petir pada hasil pencariannya ketika diakses melalui perangkat smartphone. Hal tersebut bertujuan agar pengguna mengetahui situs mana yang memiliki kecepatan tinggi ketika dibuka.

Meskipun sudah lama diluncurkan, dari akhir 2015, proyek ini masih awam bagi kebanyakan orang yang bahkan tidak jarang adalah pemilik situs. Selain itu AMP HTML saat ini masih belum didukung oleh beberapa situs, tidak terkecuali bagian dari Google yaitu Blogger.

Bagi pengguna WordPress, bisa dengan mudah mengaktifkan halaman AMP dengan menggunakan sebuah plugin resmi AMP di WordPress. Namun bagi pengguna Blogger saat ini masih perlu bersabar sebelum akhirnya fitur AMP HTML bisa didukung bagi pemilik blog AMP di Blogger.

Apa Kelebihan Google AMP?

1. Loading halaman lebih cepat

Ini adalah kelebihan dan fitur utama yang dimiliki AMP HTML, yaitu kecepatan loading yang memang sangat cepat. Rata-rata halaman AMP HTML hanya dimuat dalam beberapa detik saja. Hal ini karena didukung optimasi dari AMP JS dan AMP Cache, loading yang super cepat adalah garansi jika kamu menggunakan Google AMP.

2. Berpeluang meningkatkan visitors

Hasil penelusuran pada perangkat mobile biasanya menampilkan perbedaan dari situs AMP dengan situs biasa. Situs dengan AMP HTML akan memiliki simbol gambar petir, itu berguna agar pengguna dapat membedakan situs yang AMP HTML dan non-AMP. Secara berangsur-angsur jika kebanyakan pengguna telah bisa membedakannya, maka mereka akan memilih untuk membuka situs yang AMP HTML untuk menghemat waktu.

3. Meningkatkan Kinerja Server

Selain meningkatkan kecepatan saat memuat halaman, AMP juga dapat mengurangi beban pada server saat website diakses oleh pengguna. Hal tersebut dapat meningkatkan performa server. Terlebih lagi, Google menyediakan AMP Cache yang merupakan proxy-based content delivery network (CDN) sehingga pengguna hanya diberi konten AMP yang valid dan halaman dimuat secara efisien dan aman.


Apa Kekurangan Google AMP?

Namun tentunya jika proyek Google AMP ini memiliki banyak kelebihan, maka tentu juga memiliki kekurangan. Google AMP pada dasarnya masih dikembangkan hingga saat ini, dan masih pro-kontra di kalangan pengguna internet. Beberapa kekurangan penggunaan AMP HTML khususnya bagi pengguna Blogger adalah proses yang sulit saat menyisipkan gambar karena tidak adanya tool khusus untuk memudahkan hal tersebut. Berbeda dengan menambahkan gambar yang untuk HTML biasa bisa secara otomatis disesuaikan.

Selain itu AMP HTML tidak mendukung penggunaan Javascript dari pihak ketiga. Jadi javascript yang didukung hanya skrip yang telah disediakan oleh Google. Dan juga masih banyak situs yang belum menyediakan embed khusus yang AMP HTML jadi harus disisipkan secara manual.

Beberapa orang juga menganggap bahwa AMP HTML dapat menurunkan penghasilan di Adsense, namun hal tersebut belum terbukti, apalagi saat ini Adsense telah menyediakan fitur Auto AMP Ads bagi publisher.

Penutup

Saat ini sebenarnya AMP HTML belum berpengaruh secara signifikan. Yang terpenting adalah menyajikan konten yang benar-benar dibutuhkan oleh pengguna dengan cara yang mudah dipahami. Kebanyakan pengguna akan memilih mengunjungi situs yang memuat konten sesuai kebutuhan mereka. Terima kasih telah berkunjung dan sampai jumpa!
Disqus Comments